Orangutan di kebun binatang Indonesia merokok

Shirley, orangutan di Johor Malaysia saat ini dikarantina untuk mencegah rokok Orangutan di kebun binatang Indonesia hampir semuanya merokok karena pemberian pengunjung dan tanpa ada larangan dari petugas penjaga, menurut seorang pakar konservasi.

Airbus Military : PTDI Kompeten, Kerjasama Bersifat Jangka Panjang

Kolaborasi Airbus Military (AM), sebelumnya CASA, dengan PTDI telah melahirkan produk NC- 295, sebuah pesawat angkut militer taktis bermesin turboprop ganda.

Menang Lagi, Stoner Dekati Tangga Juara

Casey Stoner masih sulit dikejar lawan-lawannya dan kian dekat ke tangga juara dunia. Pembalap Australia dari tim Repsol Honda itu menang mudah di balapan MotoGP Aragon, Minggu (18/9/2011)

11 Juta Kondom Cina Ditolak Masuk Afsel Karena Ukuran Terlalu Kecil

Pengadilan Afrika Selatan memutuskan agar pemerintah setempat menolak mengedarkan kondom asal Cina. Gara-garanya kondom buatan Cina terlalu kecil untuk ukuran penis orang Afrika.

Freeport berpotensi rugi US$19 juta, akibat mogok

Pemogokan karyawan di perusahaan tambang PT Freeport berpotensi merugikan perusahaan sebesar US$19 juta atau sekitar Rp114 miliar per hari. Karyawan Freeport kembali mogok, setelah pemogokan yang pertama Juli lalu.

Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 September 2011

Menang Lagi, Stoner Dekati Tangga Juara (detikSport)

Casey Stoner masih sulit dikejar lawan-lawannya dan kian dekat ke tangga juara dunia. Pembalap Australia dari tim Repsol Honda itu menang mudah di balapan MotoGP Aragon, Minggu (18/9/2011).

Mencatat waktu 42 menit 17,427 detik, Stoner membuktikan dominasinya karena meninggalkan dua pembalap terdekatnya cukup jauh. Dani Pedrosa yang menjadi runner up, terpaut delapan detik, sedangkan Jorge Lorenzo, yang finis nomor tiga, bahkan terpaut 14 detik.

Ini adalah kemenangan kedelapan Stoner dari 14 seri yang telah tergelar di musim ini, dan kompetisi tersisa empat seri lagi. Ia juga menyumbangkan kemenangan ke-100 bagi tim Repsol Honda di level tertinggi Grand Prix motor.

Ia semakin kokoh memuncaki klasemen sementara, dan peluangnya untuk menjadi juara dunia -- mengulang suksesnya di musim 2007 -- semakin besar. Selisihnya dengan Lorenzo yang sementara di peringkat kedua, sudah 44 poin.

Stoner sempat ditelikung Pedrosa saat start, lalu keduanya disalip Ben Spies di tikungan pertama. Tapi di akhir lap Stoner mampu mengalahkan dua rivalnya itu dan mulai memimpin lomba sampai menyentuh garis finis.

Lorenzo, yang menang di seri sebelumnya San Marino, paling tidak masih berhasil mendapatkan podium dan memberikannya untuk Yamaha. Marco Simoncelli berhasil menyodok Spies di lap-lap terakhir dan merebut tempat keempat.

Bagaimana Valentino Rossi? Sudah sulit diharapkan sejak awal karena dia start dari pitlane. Ia memang sempat merayap naik dari posisi 14 sampai kesembilan, tapi di akhir lomba "The Doctor" cuma berada di tempat ke-10.

Insiden yang menarik terjadi saat balapan dimulai, ketika Karel Abraham terlempar dari motornya Cardion AB Ducati-nya, dan langsung out. Efek kecelakaan itu adalah Randy de Puniet harus keluar jalur juga.

Andrea Dovizioso menjadi pembalap kedua yang out setelah ia terjatuh sendiri di beberapa tikungan setelah insiden Abraham. Di lap 16, tabrakan di antara Loris Capirossi dan Toni Elias membuat keduanya harus menyudahi balapan lebih cepat.

Hasil MotoGP Aragon:
1. Casey Stoner Honda 42m17.427s
2. Dani Pedrosa Honda + 8.162s
3. Jorge Lorenzo Yamaha + 14.209s
4. Marco Simoncelli Gresini Honda + 20.646s
5. Ben Spies Yamaha + 27.739s
6. Alvaro Bautista Suzuki + 30.373s
7. Nicky Hayden Ducati + 34.288s
8. Hector Barbera Aspar Ducati + 37.305s
 9. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha + 39.652s
10. Valentino Rossi Ducati + 39.832s
11. Hiroshi Aoyama Gresini Honda + 39.997s
12. Randy de Puniet Pramac Ducati + 54.717s
13. Colin Edwards Tech 3 Yamaha + 58.430s

Tidak finis:
Toni Elias LCR Honda 16 laps
Loris Capirossi Pramac Ducati 16 laps
Andrea Dovizioso Honda 0 laps
Karel Abraham Cardion Ducati 0 laps

Selasa, 06 September 2011

Indonesia Kalah 0-2 dari Bahrain

Indonesia menelan kekalahan 0-2 dari Bahrain di pertandingan kedua putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. Hasil ini memperberat perjuangan tim 'Merah Putih' untuk lolos.

Bertanding di Gelora Bung Karno, Selasa (6/9/2011) malam WIB, Indonesia ketinggalan 0-1 pada babak pertama. Sayed Ebrahem berhasil menjebol gawang Markus Horison.

Pada babak kedua, Indonesia kebobolan satu gol lagi. Kali ini Ismaeel Abdullatif dengan dingin menaklukkan Markus lewat sepakan terukurnya.

Pertandingan sempat dihentikan pada menit ke-75 karena meletusnya petasan di tengah laga. Tapi, setelah ada jaminan dari panitia, laga pun dilanjutkan.

Kekalahan ini membuat Indonesia terpuruk di posisi terbawah Grup E dengan poin nol dari dua laga. Sementara Bahrain naik ke puncak klasemen dengan poin empat.

Jalannya pertandingan

Belum genap setengah menit waktu pertandingan berjalan, Bahrain telah mendapat hadiah tendangan bebas setelah Firman Utina melakukan pelanggaran. Bola sepakan Husain Ali Hasan Ali Mohamed masih melenceng jauh dari sasaran.

Boas Solossa melakukan pergerakan berbahaya. Setelah menerima umpan lambung Firman, Boas menyisir sisi kanan lapangan hingga kotak penalti. Alih-alih mengoper kepada rekannya, Boas malah langsung menendang. Bola masih menyamping.

Serangan balasan Bahrain datang bertubi-tubi. Akan tetapi Markus Horison masih sanggup mengamankan gawangnya dari bombardir serangan lawan.

Markus nyaris melakukan blunder. Bola sepakan pemain Bahrain tidak mampu ditangkapnya dengan benar. Bola bergulir di kotak penalti dan hampir direbut oleh lawan. Beruntung, ia bergerak cepat dan kembali mengamankan bola.

Berbahaya! Bahrain mendapat peluang emas yang memanfaatkan kelengahan pemain bertahan Indonesia. Faouzi Mubarak Aaish yang tidak terkawal di dalam kotak penalti melepas sepakan keras tapi masih bisa dihalau Markus.

Indonesia memperoleh hadiah tendangan bebas. Bambang Pamungkas tampil sebagai eksekutor tetapi bola sepakannya berakhir di sisi kanan gawang yang dijaga Sayed Mohamed Jaafar Sabt Abbas.

Bahrain lagi-lagi menyerang. Diawali dari sepak pojok, Hamad Rakea Humood Alaezi menyundul bola dan dengan sigap Markus menangkapnya.

Bambang melahirkan peluang terbaik Indonesia sejauh ini. Usai melewati pemain belakang lawan, Boas mengirim umpan silang ke tengah kotak yang disambut dengan sundulan oleh Bambang namun melebar tipis.

Markus kembali melakukan penyelamatan gemilang. Kiper berkepala gundul ini sukses menepis tembakan keras lawan dari kotak penalti.

Bahrain kembali menguji kemampuan Markus. Lewat serangan dari sisi kiri oleh Hamed Alaezi bola diarahkan ke gawang Indonesia dan berhasil diantisipasi oleh Markus.

Lima menit menjelang waktu normal babak pertama berakhir, Bahrain mendapat peluang emas dari Mohammad Tayeb. Berbahaya, namun bola berhasil ditangkap oleh Markus.

Petaka buat tuan rumah. Menjelang babak pertama berakhir, Indonesia justru kebobolan. Sayed Ebrahem melepas tendangan ke tiang jauh yang tidak kuasa dihalau oleh Markus. Indonesia 0, Bahrain 1.

Memasuki babak kedua, tekanan Bahrain belum surut. Ismaeel Abdullatif Ismaeel mengalirkan bola ke kotak penalti namun masih dapat diantisipasi oleh para pemain Indonesia.

Haryono, yang masuk menggantikan Firman sewaktu jeda memperoleh bola di muka gawang Bahrain. Sayangnya, pemain Indonesia telah terjebak offside.

Lagi-lagi Indonesia gagal menembus kotak penalti Bahrain. Kerjasama Bepe, Cristian Gonzalez dan Boas membentur pagar pertahanan tim lawan.

Gol! Bahrain berhasil memperbesar keunggulannya menjadi 2-0 di menit 75. Ismaeel Abdullatif yang lolos dari jebakan offside menceploskan tembakan keras yang bersarang di sudut kiri bawah gawang Markus.

Pertandingan ini mengalami penundaan selama 15 menit. Pengawas pertandingan memutuskan laga dihentikan sementara karena suporter Indonesia menyalakan petasan yang mengganggu jalannya pertandingan.

Setelah pertandingan dilanjutkan, Indonesia mencoba untuk mengejar defisit gol. Tembakan Bambang pada menit ke-79 berhasil ditangkap kiper Mohamed Jaafar.

Di sisa waktu, para pemain timnas terus berupaya membongkar pertahanan Bahrain. Tapi, hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-2 tetap awet.


Susunan Pemain:
INDONESIA: Markus Horison; Mohammad Nasuha (Supardi 61'), Hamka Hamzah, Benny Wahyudi, Muhammad Roby; Firman Utina (Hariono 46'), Ahmad Bustomi (Ferdinand Sinaga 78'), M Ridwan, Boas Solossa; Bambang Pamungkas, Cristian Gonzales.

BAHRAIN: Sayed Mohamed Jaafar Sabt Abbas; Mohamed Husain Mohamed Hasan, Abdulla Abdulrahman Mohamed Marzooq, Sayed Dhiya Saeed Ebrahim, Hamad Rakea Humood Alaezi, Ismaeel Abdullatif Ismaeel (Ahmed Ebrahim 84'), Faouzi Mubarak Aaish (Mahmood Abdulrahman 90'), Abdulla Ismaeel Omar, Rashed Khalil Ebrahim Talha Alhooti, Husain Ali Hasan Ali Mohamed, Mohamed Ali Mohamed Tayeb Alalawi (Dawood Saad 68')

Minggu, 04 September 2011

Mengapa Juara Lari 100m Selalu Kulit Hitam

Gelar juara lomba lari 100m pada Kejuaraan dunia Atletik tahun ini yang finalnya berlangsung akhir pekan ini akan dimenangkan oleh seorang pelari kulit hitam.
Juara dunia lari cepat Usain Bolt
berasal dari Jamaika dan berkulit hitam.

Pemenang sebelumnya dari nomor 100m sejak kejuaraan ini diselenggarakan tahun1983 juga berkulit hitam, karena semua peserta di final pada 10 kejuaraan terakhir berkulit hitam, dengan perkecualian Matic Osovnikar dari Slovakia, yang hanya finis di posisi tujuh tahun 2007. 

Kalau ini diasumsikan lebih karena faktor genetik ketimbang faktor lingkungan, maka muncul kesimpulan bahwa orang kulit hitam adalah pelari yang lebih handal dibanding kulit putih. Secara umum, inilah keyakinan yang dianut banyak orang, meskipun secara politis pandangan membedakan warna kulit dianggap salah.

Cacat logika
Wartawan dan komentator olahraga Inggris, Matthew Syed, mengatakan ini pandangan tidak tepat.

Menyimpulkan kulit hitam lebih jago lari ketimbang kulit putih bukan cuma keliru, tetapi juga cacat logika. Kesimpulan yang salah ini juga akhirnya punya dampak bukan hanya pada dunia atletik, tetapi juga keseluruhan hubungan antar ras di tengah Abad 21.

Bagaimana ini dijelaskan?

Kita bisa lihat bahwa sukses besar pelari kulit hitam bukan cuma di nomor lari cepat tapi juga lari jarak jauh, yang juga didominasi warga kulit hitam. Kenya memenangkan 63 medali dari Olimpiade untuk nomor 800m dan diatasnya, 21 diantaranya emas, sejak 1968. Tak heran kemudian komentator atletik sering kali menyebut lari jarak jauh sebagai "monopoli Kenya".

Kenya mendominasi lomba lari jarak jauh
dalam berbagai kejuaraan dunia.
Namun sesungguhnya bukan Kenya yang memonopoli medali, melainkan orang-orang dari sebuah wilayah kecil di Lembah Rift yang dinamai Nandi. Seperti dikatakan seorang penulis: "Sebagian besar pelari Kenya adalah warga Nandi."

Dengan melihat latar belakang ini, maka menyimpulkan orang kulit hitam sebagai pelari jagoan terlihat aneh. Alih-alih jadi fenomena "kulit hitam", atau fenomena Kenya, ternyata nomor lari jarak jauh merupakan fenomena Nandi. Atau dengan kata lain, kesuksesan pelari jarak jauh "kulit hitam" terpusat pada sebuah titik kecil di tengah peta Afrika, yang sama sekali tidak menggambarkan keseluruhan wajah benua itu.

Begitu pula di nomor lari cepat, dimana sukses didominasi oleh pelari berdarah Jamaika dan warga kulit hitam Amerika. Afrika, sebagai sebuah benua, hampir tak ada wakil dalam nomor ini. Wajah Afrika antara lain meliputi Mauritania, Guinea-Bissau, Sierra Leone, Republik Guinea, Liberia, Pantai Gading, Togo, Niger, Benin, Mali, Gambia, Guinea Khatulistiwa, Ghana, Gabon, Senegal, Congo serta Angola yang sama sekali belum pernah memenangkan medali lari cepat di dalam kejuaraan dunia maupun olimpiade.

Karena itu penyimpulan yang salah ini sebenarnya sederhana saja. Cuma karena sebagian warga kulit hitam unggul dalam sesuatu tidak berarti warga kulit hitam umumnya handal dalam hal itu.

Kotak label

Kecenderungan untuk memukul rata kemampuan manusia berdasarkan warna kulitnya menurut studi menunjukkan bahwa manusia cenderung meletakkan orang kulit gelap dalam sebuah kotak berlabel hitam dan mengasumsikan bahwa seluruh populasinya punya sifat yang sama.

Padahal sesungguhnya tidak begitu. Ada banyak variasi genetis dalam satu kelompok ras (sekitar 85%) dibandingkan dengan yang berbeda kelompok ras (justru cuma 15%). Yang terang, penampakan permukaan justru dipakai sebagai cara menaksir bakat genetis seseorang dalam sebuah populasi, dan cara ini terbukti keliru.

"penampakan permukaan justru dipakai sebagai cara menaksir bakat genetis seseorang dalam sebuah populasi, dan cara ini terbukti keliru" Matthew Syed
Soal pelari kulit hitam tadi sudah menggambarkan kesalahan generalisasi ini.

Namun ada lagi studi yang menunjukkan bahwa asumsi bawah sadar tentang ras berdampak lebih luas dari sekedar implikasi olah raga.

Sebuah eksperimen dilakukan dua ahli ekonomi AS, Marianne Bertrand dan Sendhil Mullainathan. Mereka mengumpulkan 5.000 riwayat hidup (CV) untuk melamar pekerjaan dan menggunakan nama yang khas warga kulit hitam seperti Tyrone atau Latoya pada separuh CV itu, dan kemudian menggunakan nama "kulit putih" seperti Brendan atau Alison untuk separuh CV lainnya. Kemudian CV "putih" dibagi dalam kategori kualitas tinggi dan rendah begitu juga CV "hitam"-nya.

Beberapa pekan kemudian muncul surat tawaran kerja, dan apa yang terjadi?

Kandidat "hitam" kemungkinan 50% lebih kecil peluangnya untuk diwawancara. Ini terjadi karena calon majikan meggunakan warna kulit sebagai potensi penanda pegawai, meskipun kualitas CV keduanya identik.

Bukan itu saja. Peneliti juga melihat bahwa meski kandidat kualitas tinggi dari kelompok "putih" lebih disukai ketimbang kualitas rendahnya, tetapi untuk kandidat "hitam" CV-nya dianggap sama meskipun ada yang berkualitas tinggi dan rendah.

Pengkotakan dengan label menunjukkan bahwa calon majikan hanya melihat CV dalam tiga kategori: putih kualitas tinggi, putih kualitas rendah, dan hitam dalam satu kualitas.

Dengan kata lain, kalau kita menggunakan asumsi yang kemudian membuat kita menyimpulkan bahwa orang kulit hitam semuanya sama membawa konsekuensi dampak yang sangat nyata di dunia.

Kamis, 25 Agustus 2011

Hasil Drawing Liga Champions 2011/2012

Fase grup Liga Champions 2011/12 sudah menghadirkan laga sengit setelah Barcelona dan Milan bergabung di Grup H berdasarkan hasil drawing yang dilakukan di Monaco, Kamis (25/8) malam WIB.

Namun, Barcelona dan Milan mendapatkan dua rival yang tak terlalu berat, yakni BATE dan Viktoria Plzen.

Secara keseluruhan kekuatan masing-masing grup cukup merata. Dari delapan grup yang ada, persaingan merata berada di Grup A, D, E dan F.

Di Grup A terdapat Bayern Munich, Villarreal, Manchester City, dan Napoli. Sedangkan Grup D terdiri dari Real Madrid, Olympique Lyon, Ajax, dan Dinamo Zagreb.

Sementara Grup E berisikna Chelsea, Valencia, Bayer Leverkusen dan Genk. Sedangkan Grup F terdiri dari Arsenal, Olympique Marseille, Olympiakos, dan Borussia Dortmund.

Manchester United dan Inter Milan mendapatkan relatif ringan. Kedua tim ini diramalkan bisa lolos ke fase knock-out tanpa hambatan berarti.

Berikut hasil lengkap drawing Liga Champions:
  • Grup A: Bayern Munich, Villarreal, Manchester City, Napoli 
  • Grup B: Inter Milan, CSKA Moskwa, Lille, Trabzonspor
  • Grup C: Manchester United, Benfica, Basel, Otelul Galati
  • Grup D: Real Madrid, Olympique Lyon, Ajax, Dinamo Zagreb
  • Grup E: Chelsea, Valencia, Bayer Leverkusen, Genk
  • Grup F: Arsenal, Olympique Marseille, Olympiakos, Borussia Dortmund
  • Grup G: FC Porto, Shakhtar Donetsk, Zenit St Petersburg, Apoel
  • Grup H: Barcelona, AC Milan, BATE, Viktoria Plzen

Selasa, 19 Juli 2011

FOTO : 'Sekolah Balap' untuk Pembalap Muda (detikFoto)

Para rider muda peserta Yamaha Riding Academy berpose bersama instrukur mereka yang juga pembalap Indonesia, Doni Tata Pradita (paling kiri).

Yamaha kembali menggelar Yamaha Riding Academy (YRA) untuk para pembalap muda dari berbagai daerah. YRA kedua kali ini berlangsung di Sirkuit Sentul dari tanggal 11-14 Juli 2011.

Salah seorang pembalap tampak dituntun salah seorang mekanik ketika hendak memasuki pit.
Makan siang dulu sebelum melanjutkan sesi menggeber motor di lintasan.
Doni Tata Pradita tengah bersiap dibantu para mekanik sebelum memimpin para peserta YRA melintasi trek.

Dua rider yang menjadi instruktur dalam YRA ini, Doni Tata dan Hokky Krisdiantoro, tampak bersiap sebelum memimpin para peserta YRA.

Empat rider muda tengah menanti giliran untuk memacu motor di atas trek.
Saling bertukar pendapat kepada sesama rekan juga sering dilakukan rider-rider muda ini.

Hokky Krisdiantoro tengah menjelaskan kepada para peserta YRA bagaimana caranya mengambil tikungan.

Suasana di pinggir trek. Ada papan catatan waktu yang biasa digunakan para mekanik untuk memberitahu para pembalap.
Kesibukan di dalam pit tampak ketika para pembalap bersiap menggeber motornya.
Brrrm! Siap untuk memacu Yamaha R6 600 cc ini?

Sabtu, 09 Juli 2011

Profil Djohar Arifin Husin: Dari Sepak Bola untuk Sepak Bola (detikSport)

Publik sepak bola Indonesia selalu mengharapkan figur ketua umum PSSI yang paham betul bagaimana kondisi sepak bola Indonesia di segala aspeknya. Terpilihnya Djohar Arifin Husin bisa jadi akan menjawab keinginan tersebut.

Lewat voting dua putaran, Djohar Arifin Husin pada Sabtu (9/7/2011) kemarin terpilih sebagai ketua umum PSSI periode 2011-2015. Dia mengalahkan rivalnya Agusman Efendi dengan perbandingan 61:38 suara.

Terpilihnya Djohar Arifin menumbuhkan harapan besar publik sepak bola Indonesia mengingat dia berasal dari kelompok yang pro reformasi di tubuh PSSI. Insinyur berusia 60 tahun itu bahkan menjadi yang pertama berani menandatangani pakta integritas yang diajukan suporter Indonesia.

Alasan lain yang membuat Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin dianggap sangat pas menduduki kursi nomor satu di PSSI adalah trek rekornya yang luar biasa di dunia olahraga tanah air, khususnya lagi sepak bola. Lahir di Tanjung Pura 13 September 1950, Djohar Arifin sudah merasakan hampir semua aktivitas dan jabatan yang terkait olah si kulit bundar. Hal mana diharapkan membuat dia paham benar bagaimana memperbaiki sistem persepakbolaan di Indonesia yang masih kacau.

Djohar muda adalah seorang pesepak bola yang tercatat memperkuat PSL Langkat pada periode 1968-1969. Karirnya sebagai pemain kemudian berlanjut di klub papan atas tanah air, PSMS Medan pada kurun 1973-76.

Usai pensiun Djohar tak begitu saja meninggalkan dunia tersebut karena kemudian dia masuk dalam korps baju hitam dan menjadi wasit nasional dan internasional pada periode 1976 hingga 1987. Selanjutnya, Sarjana Pertanian Perkebunan dari Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara tersebut menjadi match inspector nasional dan internasional.

Setelah merasakan bagaimana menjadi pemain, wasit dan match inspector, Djohar kemudian menduduki jabatan strategis di PSSI Sumut, dia menjadi Ketua Pengurus Daerah PSSI Sumut periode 2000-2004. Di tanah kelahirannya itu, kakek dari tiga orang cucu tersebut juga diserahi tanggung jawab sebagai Ketua Harian KONI mulai tahun 2003.

Di tahun yang sama Djohar diangkat menjadi Sekretaris Jenderal KONI Pusat dan ketua bindang litbang.

Sementara untuk Kongres PSSI di Solo, Djohar awalnya maju setelah dijagokan oleh PS Madina Medan. Visi yang menginginkan adanya reformasi di tubuh PSSI kemudian membuat dia jadi jagoan baru Kelompok 78, yang gagal memajukan pasangan George Toisutta dan Arifin Panigoro.

Dapat dukungan dari suara mayoritas, peraih gelar Doktor (Ph.D) bidang perencanaan kota & wilayah dari Universiti Malaya, Malaysia tersebut melenggang ke kursi nomor satu PSSI. Dalam tugasnya hingga empat tahun ke depan, pria yang juga hobi tenis, renang dan baca tersebut akan dibantu oleh Farid Rahman, yang terpilih sebagai wakilnya.

Terpilihnya Djohar Arifin Husin melegakan pihak-pihak yang menginginkan adanya perubahan di tubuh PSSI. Namun jelas kalau dia ditunggu tugas ekstra berat memimpin dan memperbaiki sepakbola Indonesia yang masih dalam kondisi karut-marut.

Prestasi adalah satu hal yang sangat dituntut dari kepengurusan PSSI yang baru terpilih. Dan sebelum mewujudkan harapan tersebut pekerjaan rumah sudah menumpuk untuk dituntaskan. Kerja yang jelas tidak akan mudah dan menuntut dukungan serta pengawasan dari seluruh insan sepakbola tanah air, termasuk suporter di dalamnya.

Selamat bertugas, Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin.



Profil Djohar Arifin Husin

DATA PRIBADI

Nama Lengkap : Prof Dr Ir Djohar Arifin Husin.
Tempat, Tanggal Lahir : Tanjung Pura, 13 September 1950
Agama : Islam
Pekerjaan : Staf Pengajar Kopertis Wilayah I DPK UISU
Jabatan Terakhir : Staf Ahli Menteri Negara Pemuda dan Olahraga
Status Pernikahan : Menikah, 1 isteri, 4 anak, 3 cucu
Nama Isteri : Marina Hutabarat
Hobi : Olahraga Sepakbola, Tenis, Renang. Membaca

Keahlian Khusus : Pertanian Perkebunan, Perencanaan Kota dan Wilayah

PENDIDIKAN

Doktor (Ph.D) Bidang Perencanaan Kota & Wilayah, Universiti Malaya, Malaysia.
Akta Mengajar (Akta V) Universitas Terbuka, Indonesia
Sarjana Pertanian Perkebunan (Ir) Fakultas Pertanian USU, Medan.
Sarjana Muda (BSc) Bidang Perkebunan, Fakultas Pertanian USU, Medan.
Madrasah Rendah, Menengah Pertama, Menengah Atas di Tanjung Pura, Langkat.
SD, SMP, SMA Negeri di Tanjung Pura, Langkat, Sumatera Utara

PENGHARGAAN

Penghargaan Dosen Teladan Tkt Nasional, (Adihtya Tridharma Nugraha) 1985.
Penghargaan Pembina Olahraga Sumatera Utara, 2003.
Satya Lencana Pengabdian 20 tahun PNS.
Gelar Adat Dari Kesultanan Serdang Sumatera Utara “Datuk Pandita Indra Wangsa” Tahun 2007.

PENGALAMAN OLAHRAGA

Pemain PSL Langkat 1968-1969
Pemain PSMS Medan 1973- 1976
Wasit Nasional dan Internasional 1976- 1987
Pelatih Sepakbola bersertifikat S3
Macht Inspector PSSI 1987
International Football Match Inspector 2003
Menejer Tim Nasional PSSI Yr ke Kejuaraan Asia di Bangkok,1994
Pelatih Tim Nasional Timnas Mahasiswa ke POM Asean di Singapora,1994
Menejer Tim Nasional PSSI dalam rangka uji coba ke Myanmar, 2003
Menejer Tim Nasional PSSI Yr ke Kejuaraan Asean di Vietnam, 2003
Ketua Komisi wasit PSMS Medan 1977-1980
Ketua komisi Wasit Komda PSSI Sumut 1981-1984
Wakil Sekretaris Komda PSSI Sumut 1984-1988
Sekretaris Komda PSSI Sumut 1988-1996
Wakil Ketua Komda PSSI Sumut 1996-2000
Wakil Ketua Umum Pengda Tae Kwon Do Sumatera Utara 1994-1998
Ketua Komda PSSI Sumut 2000-2004
Ketua Harian KONI Sumut 2003
Ketua Bidang Litbang KONI Pusat 2003
Sekretaris Jenderal KONI Pusat 2003-2005
Anggota Sea Games Federation 2003-2005
Vice President The Islamic Solidarity Sports Federation 2005-2009
Ketua Umum PB Persatuan Olahraga Zulkarnaeh Indonesia
Ketua Umum PB Persatuan Taugh Seluruh Indonesia
Vice Presiden Federasi Olahraga Sambo Asia
Ketua Umum PB Persatuan Sambo Indonesia

Lagu Resmi SEA Games XXVI Resmi Dirilis (plus link Download)


Lagu resmi SEA Games XXVI Tahun 2011 yang akan dijadikan Official Song kini resmi dirilis. Peluncurannya sendiri dilakukan pada hari Senin (20/6) kemarin di Plaza Senayan.

Lagu ini berjudul “Kita Bisa” dan diciptakan oleh Yovie Widianto serta dinyayikan oleh sederetan artis papan atas Indonesia.

Penasaran dengan lagunya?
Download lagu ini di 4shared

PSSI-nya NH Tetap Perlu Diusut (detikSport)

Masa PSSI di bawah kepengurusan Nurdin Halid (NH) memang sudah lewat. Namun demikian, PSSI pada masa itu tetap harus memperlihatkan pertanggungjawabannya.

PSSI mendapatkan citra yang relatif buruk pada masa kepemimpinan NH. Timnas nihil prestasi, plus berbagai dugaan-dugaan miring mengiringi perjalanan PSSI. NH sendiri banyak dikritik lantaran pernah tersandung kasus hukum dan sampai masuk penjara.

Pengamat sepakbola Ari Junaedi menyebut, bukan tugas mudah bagi pasangan Djohar Arifin Husin-Farid Rahman untuk memperbaiki citra PSSI. Keduanya harus bisa memberikan bukti.

"Diharapkan Pak Djohar dan Pak Farid bisa membawa angin mebawa angin baru bagi PSSI. Pesepakbolaan kita sibuk dengan carut marut kepengurusan PSSI, dan kongres PSSI sendiri digelar sampai tiga kali," ucap Ari kepada detikSport.

Salah satu tugas pertama yang disebut-sebut harus dilakukan keduanya adalah mengaudit keuangan PSSI semasa dipimpin oleh NH.

Bukan rahasia apabila timnas kini tidak memiliki dana sehingga agenda mereka pun terancam. Bahkan pelatih timnas, Alfred Riedl, mengaku bahwa stafnya sudah empat bulan tidak menerima gaji.

"Masalahnya bukan cuma konflik PSSI, tapi tidak ada uang. Jadi, kami kesulitan bikin ujicoba di dalam atau luar negeri. Sudah empat bulan staf saya tidak menerima gaji," ujar Riedl beberapa waktu lalu.

Padahal PSSI diperkirakan mendapatkan keuntungan yang tidak sedikit dari pelaksanaan Piala AFF, yang banyak menarik minat masyaralat dari level apapun untuk menontonnya.

Maka, jika benar kas PSSI kosong dan dana yang dimiliki sudah terpakai dengan semestinya, tentu harus disertai dengan bukti.

"Itu juga merupakan PR yang harus dituntaskan duet kepmimpinan ini," kata Ari Junaedi lagi.

"Timnas kita sendiri terseok-seok. Sementara ada pemasukan, Piala AFF dikabarkan meraup keuntungan Rp 22 miliar. Belum lagi dana dari APBN. Patut dipertanyakan ke mana larinya uang itu."

Johar Arifin Terpilih Ketua Umum PSSI (Suarakawan)

Kongres Luar Biasa (KLB) sudah memasuki pemungutan suara putaran pertama calon Ketua Umum. Dan calon yang akan dipilih mengerucut menjadi 10 calon sebelumnya 18 calon

Calon-calon yang mengundurkan diri yakni Sutiyoso, Erwin Aksa, Yusuf Rizal, Yesaya Bunei, Sarman, Syarif Bastaman, Tahir Mahmud, Indra Muchris Adnan.

Dari data yang diperoleh oleh suarakawan.com, Johar Arifin unggul dengan 53 suara, disusul oleh Agusman Efendi 39 suara, dan Yapto Soeryomarno 14 suara.

Selanjutnya, sidang kongres diskors untuk rehat dan kembali pemungutan suara putaran kedua dilanjutkan, dan pada putaran kedua ini mengerucut menjadi 2 calon Ketua Umum yakni Johar Arifin dan Agusman Efendi setelah Yapto Soeryomarno mengundurkan diri dari bursa pemilihan.

Dan dalam arena kongres masih pemungutan suara putaran kedua, Johar Arifin Husein terpilih menjadi Ketua Umum PSSI dengan perolehan 61 suara. Sedangkan Agusman Efendi memperoleh 31 suara dan 1 suara tidak sah.

Sampai berita ini diturunkan, sidang kongres diskors untuk rehat dan dilanjutkan untuk pemilihan Wakil Ketua Umum.

Sabtu, 02 Juli 2011

Petra Kvitova juara puteri Wimbledon 2011 (BBC Indonesia)


Petra Kvitova dari Republik Ceko membuat kejutan besar dengan keluar sebagai juara tunggal puteri Wimbledon 2011, mengalahkan petenis kawakan dari Rusia, Maria Sharapova di final, 6-3, 6-4.

Dalam pertandingan Sabtu sore waktu London (malam WIB), Kvitova tampak bermain tenang dan meyakinkan dengan serve dan pengembalian bola yang bagus.

Kvitova, yang baru pertama kali mencapai final Wimbledon dan sekaligus final Grand Slam yang pertama baginya, memperlihatkan permainan yang menarik dengan akurasi yang tinggi.

Sepanjang pertandingan, dia tidak terlihat tegang melayani permainan Sharapova yang berada di urutan ke-5.

Kvitova adalah petenis kedua Ceko yang masuk ke final setelah Jana Novotna.

Di semifinal, Kvitova, yang menduduki posisi ke-8, secara mengejutkan mengalahkan petenis unggulan ke-4, Victoria Azarenka dari Belarusia yang berada di urutan ke-4.

Secara keseluruhan, penampilan Kvitova di final jauh lebih bagus dari Sharapova. Beberapa kali dia mengicuh juara Wimbledon 2004 itu dalam pengembalian bola.

Sharapova mengakui keunggulan Kvitova dan mengucapkan selamat kepada juara baru itu.

Kvitova menggondol hadiah uang Pound 1,1 juta (Rp15 miliar).

Maria Sharapova merebut geral Wimbledon pada tahun 2004.

Dalam karirnya, Sharapova merebut 23 gelar WTA termasuk dua Grand Slam lain yaitu Australia Terbuka 2008 dan AS Terbuka 2006.

Rabu, 22 Juni 2011

Gio Terkesan dengan Sambutan Hangat Jakarta (detikSport)


Giovanni van Bronckhorst sudah menjalani agenda padat yang melelahkan di Jakarta, Selasa (21/6/2011) kemarin. Bagaimana kesan yang didapat mantan kapten timnas Belanda ini?

Selama sehari penuh, Van Bronckhorst mengikuti sejumlah kegiatan di beberapa tempat terpisah di ibukota. Dia hadir di konferensi pers di Hotel Grand Hyatt, konferensi pers Starbol di Blitz Megaplex, dan terakhir ikut berlatih bersama para pemain yang akan bertanding di laga Starbol di Stadion Gelora Bung Karno.

Sekembalinya ke hotel, Van Bronckhorst sempat mengungkapkan kesan-kesan yang dia dapat lewat akun Twitter-nya.

"Ini hari yang panjang. Tapi, terima kasih untuk sambutan hangatnya, Jakarta! Terima kasih! Akan menjalani tidur yang panjang sekarang!" kicau Van Bronckhorst semalam.

"Tidur seperti bayi. Sekarang sarapan dan nanti akan bergabung dengan Starbol," ucapnya setelah terbangun dari tidurnya.

Sore ini, Van Bronckhorst rencananya akan ikut memeriahkan laga Starbol di Stadion Gelora Bung Karno. Dia kemungkinan akan memperkuat International Star selama 45 menit.

Selasa, 21 Juni 2011

Tiba di Indonesia, Fabregas Merasa Terkesan dan Terhormat (detikSport)

Cesc Fabregas telah tiba di Indonesia. Kapten Arsenal itu terkesan dengan sambutan yang dia terima. Cesc juga merasa terhormat karena menginap di kamar yang sama dengan yang digunakan Barack Obama.

Fabregas akan berada di Indonesia (22-23 Juni) sebagai rangkaian acara puncak Biskuat Tiger Cup 2011 di mana pemain 24 tahun itu menjadi ikon produk biskuit tersebut.

Selasa (21/6/2011) malam WIB pemain asal Spanyol itu tiba di Jakarta. Melalui akun twitter-nya (@cesc4official), Fabregas dalam bahasa Inggris menuliskan kesan-kesannya ketika menginjakkan kaki di Indonesia.

"Perjalanan panjang dan sedikit melelahkan, namun saya sangat menantikan saat-saat untuk menikmati negara yang indah ini," demikian "kicau" jebolan akademi Barcelona itu.

Cesc mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan di Bandara Soekarno Hatta. "Terima kasih banyak atas sambutan yang diberikan di airport. Saya tak pernah memperkirakan bakal seperti ini, terlebih ini sudah pukul 23. Love u guys! Kalian adalah yang terbaik."

Kapten The Gunners tersbut juga merasa terhormat karena menghuni kamar yang pernah digunakan presiden Amerika Serikat Barack Obama.

"Sungguh menyenangkan bahwa saya bisa menempati kamar yang sama dengan yang digunakan Mr Obama ketika berkunjung kemari beberapa bulan yang lalu. Saya merasa terhormat. Selamat malam teman-teman."

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More